Sabtu, 06 Juni 2009

langka

ni hari diam ,
hari ter-diam ,
hari ter-sunyi ,
aku duduk d samping nenek tua berbicara panjang tanpa arti ,yaa sesungguhny aku tidak mengerti ,namun senyumanku membuatnya mengerti .
Didepanku ada seorang laki-laki dan perempuan muda ,dengan hikmatnya mendengarkan alunan suara syahdu dalam mesin kecil yg disematkan dalam indra pendgr.
Berbagi smbl tersenyum .
D smpg ku ad seorang perempuan yg asik dg bacaanya ,tanpa suara tanpa senyuman .
yaa aku mengenalnya .
saat it aku terdiam menunggu hentakan besi yang melewati rel .
sungguh sangat lama ,yeahh lelah .
sampai semua pemandangan it tak ada perempuan itu masih berkutik dg bcnya tnpa senyuman sdktpun .
Aku berjalan bersamanya beriringan masih dngn bcanya ,berganti latar tempat masih dg kemurungan ,
aku tau dia periang ,tapi aku tak tau mengapa di hari itu (hari diam) sesosok senyum tidak tampak ,sampai berganti latar yang amat jauh dan berbeda pun aku tak mencari tahu ,paranoid dan jenuh tnp mau bertanya2 ,yeahh lelah .
tak mau tau jwbn yg sama .
hanya bisa bertanya dan bertanya dalam angan kemana perempuan it yg sesungguhnya .

0 komentar:

Posting Komentar

 

PITA life story Template by Ipietoon Cute Blog Design